Jakarta (Ankara) – Gubernur DKKA Jakarta Rano Canoe, Pemerintah Jakarta (Pemprov) dibuat (Perrda) untuk menetapkan aturan Betawa.
Danno menyatakan bahwa tindakan ini adalah bentuk distrik filsafat di seniman Betawi.
“Kami memiliki hukum regional di Museum Komunitas Jaringan BEP. Guru,” Rakarta bertemu di wilayah Jakarta Selatan.
Rano setuju bahwa unit komposisi tidak mudah karena ada banyak bagian dan minat.
Jawaban atas hasil survei publik dan pengembangan dan upaya karyawan Betawa menyatakan Rano para seniman Betawa.
Rano mengatakan sebagai modal baru dan tidak empat bulan di kantor, dia tidak bisa memenuhi semua harapan.
Namun, ia percaya bahwa masyarakat mengetahui harapan baik untuk pekerjaannya.
Namun, Rano dan Jakarta ingat sebuah kota yang ditempati oleh kelompok orang untuk mengikuti budaya lain.
“Saya ingat bahwa Jakarta bukan satu -satunya ketua bukanlah betati. Dan kita harus setara dengan semua budaya di Jakarta. Dan itu telah dinilai,” itu Rano.
Sebelumnya berdasarkan survei penelitian dan pengembangan penelitian dan pengembangan dilakukan oleh 10-125, pemerintah pemerintah Jakarta untuk akhir pekerja seni Betawi.
Dalam penelitian ini, biasanya (51,7 persen) pekerja seni Betwi tetap lunak. Faktanya 11,3 persen dari mereka sangat banyak.
Hanya 0,2 persen dari artis Betwi yang elegan dan 29,8 persen bagus.
Untuk mengatasi masalah ini, 33,6 persen responden mengatakan bahwa DKI Jakarta Agincial adalah sagar sebagai sub-distres.
Leave a Reply