Kabar Harapan

Memberikan Informasi Terupdate Dalam Negri & Luar Negri

Ekonom: Pastikan pemberian diskon tarif listrik tepat sasaran

Jakarta (Antara) – Kepala Pusat Pangan, Energi, dan Pembangunan Berkelanjutan untuk Ekonomi dan Pengembangan Keuangan (Indigo) Abra Talalov mengatakan pemerintah harus memastikan bahwa diskon tingkat listrik pada awal 2025 harus benar pada akhir.

Pemerintah memutuskan untuk melepaskan diskon 50 % untuk listrik ke 97 % pelanggan PLN pada Januari 2025 untuk mengurangi dampak pertumbuhan PPN menjadi 12 persen.

“Kebijakan ini dapat membantu memfasilitasi beban biaya hidup, terutama untuk keluarga dengan pendapatan terbatas, yang sebagian besar tergantung pada tarif subsidi untuk listrik,” kata Abra Talatov di Jakarta pada hari Selasa.

Dia secara otomatis menghargai penggunaan diskon, yang menunjukkan kemajuan dalam sistem layanan PLN untuk memfasilitasi pelanggan untuk menikmati diskon tanpa masalah administrasi.

Namun, ia mengatakan bahwa banyak hal harus terus diperiksa, termasuk kebutuhan untuk pemantauan yang efektif untuk menghindari potensi penyalahgunaan atau ketidaknyamanan dalam diskon.

ABRA juga meminta PLN berusaha untuk memberikan diskon, tidak memuat bisnis perusahaan dan memastikan bahwa kualitas layanan harus dipertahankan, terutama pada pemeliharaan infrastruktur dan stabilitas catu daya.

Ini karena kebijakan diskon listrik mempengaruhi kebutuhan tambahan anggaran untuk kompensasi listrik.

“Ini berarti bahwa Kementerian Keuangan juga perlu memastikan bahwa pembayaran kompensasi dapat bekerja dengan lancar sehingga mereka tidak mengganggu operasi PLN,” katanya.

Selain itu, Abra mengatakan bahwa efisiensi dan tingkat pengaruh politik untuk meningkatkan kekuatan pembelian orang harus dikendalikan dan hati -hati.

Dia menyatakan bahwa politik harus ditentukan sehingga bukan hanya langkah sementara yang tidak memiliki dampak signifikan pada pola konsumen jangka panjang.

Jika hasil penilaian menunjukkan dampak positif pada pertumbuhan pengeluaran publik, ia mengatakan pemerintah dapat mempertimbangkan melanjutkan rangsangan diskon listrik.

“Secara keseluruhan, kebijakan ini adalah langkah yang perlu dihargai, tetapi harus diimbangi dengan evaluasi dan perencanaan yang cermat sehingga tidak mempengaruhi operasi PLN dan seluruh sektor energi,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *