Jakarta (Antara) – Semua kontrol kualitas Indonesia (QC) dan jaminan kualitas (QA) PT Nippon Indosari Corpindo (NIC) TBK mengunjungi pabrik tepung Bogasari di Cibitung, Jawa Barat untuk pertama kalinya.
Perusahaan terbuka ini, yang dikenal dengan berbagai produk bermereknya, Sari Roti, telah menggunakan tepung Bogasari sebagai bahan utama sejak operasi pertamanya pada tahun 1995.
Kunjungan tersebut melibatkan 25 tim pengendalian kualitas dan inspeksi kualitas yang dipimpin oleh wakil presiden QC Sari Roti Sumararyadi.
“Kami senang mengunjungi Bogasari, terutama sejauh ini, produksi tepung Bogasari telah menjadi bahan utama untuk sari roti selama beberapa dekade,” kata Sumararyadi dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu di Yakarta.
Tim Sari Roti Indonesia mengunjungi pabrik Bogasari di Bekashi, Jawa Barat. Pabrik de antara/ho-bogasari Cibitung mengatakan kunjungan itu adalah bagian dari tim kontrol kualitas dan acara QA selama tiga hari, secara langsung memperlakukan proses produksi tepung Bogasari sebagai salah satu bahan baku utama untuk roti sari.
Tim QC dan QA mengunjungi Bogasari, dengan 25 orang, dari 14 pabrik Roti Sari yang membentang di Indonesia, seperti pabrik terakhir di Bekasi, Purwakarta, Medan, Batam, Gresik, Gresik, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, Makassar dan Pekanbaru.
Selama kunjungan, pabrik Cibitung Riefky Dwijaya, wakil presiden Bogasari, menerimanya.
Menurut Riefky, kunjungan itu sangat berharga dan sangat istimewa, terutama karena sari roti tidak hanya pelanggan tepung Bogasari, tetapi juga mitra strategis dalam memproduksi lusinan jenis roti untuk memenuhi kebutuhan orang Indonesia.
“Pabrik Cibitung adalah bagian dari empat pabrik Bogasari Indonesia yang menyediakan tepung mentah untuk roti di beberapa provinsi,” kata Riefky.
Tim Sari Roti Indonesia mengunjungi pabrik tepung Bogasari di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Pada awal kunjungan, Riefky dan timnya menjelaskan proses produksi dan komitmen Bogasari untuk menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLT) untuk mengelola lingkungan dan energi.
Saat ini, pabrik Bogasari Cibitung dan Yakarta telah memperoleh klasifikasi tertinggi di industri hijau, Level 5.
Selama pidato di Ruang Chakra Twin, tim Bogasari dan tim roti sari mengajukan pertanyaan dan jawaban yang terkait dengan proses produksi Bogasari, yang merupakan manajemen kontrol kualitas yang dikirim atau didistribusikan ke Sari Roti, sebuah proses yang sebagian digunakan truk curah atau banjir banjir.
Setelah pameran, Bogasari mengundang tim Sari Roti untuk menyaksikan proses produksi secara langsung di pabrik, manajemen gudang atau gudang menggunakan roblift roblift dan teknologi ekologi, dan mengangkut proses menggunakan truk curah.
Selama lapangan, beberapa tim QC dan QA melakukan pertanyaan yang lebih rinci tentang seri proses dan menjelaskan tim Cibitung Bogasari.
“Ini telah memberikan kontrol kualitas dan jaminan kualitas kepada tim kami, yang merupakan kunjungan yang berharga dan sangat berguna,” kata Sumarararyadi.
Leave a Reply