Jakarta (Antara) – Departemen Makanan, Laut dan Pertanian, Jakarta Barat, mulai mengeksplorasi kesehatan hewan pengorbanan di tempat penampungan saat ini sebelum Idul Fitri 1446 Hijri.
“Tim Satpel KPKP (Unit Operasi) telah mulai belajar, mencatat di lapangan atau TPNHK (pengorbanan penampungan hewan),” kata Kepala Kantor KPKP West Jakarta (Kasudin), Novy C. Palit Jakarta pada hari Senin.
Novi menekankan bahwa partainya juga mengeluarkan sertifikat kesehatan yang sehat untuk hewan yang sehat, dinyatakan setelah diperiksa oleh petugas dari Departemen Makanan, Maritim dan Pertanian (KPKP).
“Kami juga mengeluarkan sertifikat kesehatan,” kata Novi.
Pada tanggal 27 Mei 2025, kantor Jakarta KPKP akan melakukan pengorbanan pengorbanan Siberia di wilayah setempat. “Kemudian pada tanggal 27 Mei, kantor KPKP di negara barat akan berlangsung” pengawasan Siberia “,” katanya.
Pemerintah Kota Jakarta (Cooper Barat) menjamin pembunuhan hewan di daerah setempat sesuai dengan aturan.
“Tuhan puas, di tempat -tempat yang tidak mematuhi aturan atau aturan, tidak ada pengorbanan hewan,” kata walikota West Jakarta Uus Kuswanto ketika Kamis (1/5) dikaitkan dengan Antara di Jakarta (1/5).
Aturan untuk pembantaian hewan pengorbanan di Jakarta masih didasarkan pada regulasi No. 2022 Leaders (Pergub) No.
“Kami masih menunggu aturan baru yang terkait dengan aturan. Tetapi selama kami masih tetap berpegang pada Pergub 10 2022,” kata Uus.
Persyaratan teknis utama peraturan untuk dipenuhi adalah niat untuk membunuh kamar, tanah yang disembelih, akses ke air bersih, akumulasi limbah dan tempat mendidih.
Selain itu, ada lembaga dan peralatan desinfektan, kondisi kesehatan komite, penyediaan isolasi dan kandang karantina, tidak ada tempat yang meluap dan tidak menyenangkan ketertiban umum.
Untuk dekrit Jakarta Barat, ada 129 tempat penampungan dan 777 Slaughter -onhouse, yang menyebar di delapan kelas bawah di Jakart Barat.
Leave a Reply