ICHORTA (Antara) – Kepolisian Bakasi Metro Polisi bekerja sama dengan konsultasi kepemimpinan kepemimpinan distrik di Kota Bakasi untuk menjaga keamanan pangan di wilayah tersebut.
Kegiatan -kegiatan tersebut secara langsung diarahkan oleh Kasat Binmas Bakasi Metro Polisi dan Komisaris Polisi Sirifa Chanta Jalan Hong Kam Ganga Mangga Rt.07/05 di tepi distrik Pandok Melti di tepi distrik Pandok Melti.
“Kegiatan penanaman jagung ini merupakan manifestasi khusus dari Polisi Nasional dalam Program Pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional, terutama Polisi Metro di Kota Bakasi,” katanya dalam sebuah pernyataan di Jakarta pada hari Senin.
Sirifa berharap bahwa fungsionalitas ini lebih peduli tentang keamanan pangan dan bahwa kegiatan ini akan menginspirasi partisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan petani dan kelompok -kelompok komponen terkait untuk membuat program ini sukses,” katanya.
Dia menjelaskan bahwa jagung diharapkan akan dibudidayakan dalam tiga bulan ke depan.
“Berkoordinasi dengan kelompok petani terus memastikan proses yang baik untuk tanaman,” katanya.
Sirifa mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari program pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional yang diluncurkan oleh presiden Republik Indonesia.
Sementara itu, kepala Pandok Melayanto Pondok Heriano mengatakan bahwa kelompok petani RW 06 memiliki total 10 orang dengan kompos pupuk kambing perkebunan Hibrida BC18.
“Kami sangat berterima kasih atas inisiatif dan dukungan dari Polisi Metro Kota Beakasi dalam kegiatan perkebunan jagung ini. Ini adalah langkah khusus dalam memperkuat keamanan pangan di daerah kami. Katanya.
Kegiatan -kegiatan tersebut termasuk Komisaris Pandok Gede, Bombang Sugiyarto, Kepala Polisi Pondok GDE AKP Shri Kusnander, Vadanramil Pondok Gede dan Keep. Masa kecil. Darriono, Plt. Desa Jatimurni, Toto Iravan, dan semua Bhabinkampamtibmas Pandok Gde.
Leave a Reply