Kabar Harapan

Memberikan Informasi Terupdate Dalam Negri & Luar Negri

OJK kembali pertahankan penghargaan pengendalian gratifikasi dari KPK

Jakarta (Antara) – Badan Jasa Keuangan (OJK) kembali membela Kontrol Hadiah Komite Korupsi (KPK), dalam bentuk tingkat pertama di tingkat nasional dan program yang tidak diinginkan untuk daftar/daftar organisasi 2024.

“Pencapaian kelas satu adalah ketujuh kalinya ketika OJK diterima dari KPK dari 2016, 2017, 2018, 2020, 2022, 2023 dan 2024,” pemimpin melek huruf, termasuk keuangan dan komunikasi, OJK M Ismail Riyadi dalam pernyataan resminya di Jakarta.

Beberapa aspek evaluasi, termasuk perangkat kontrol kepuasan, melaksanakan penggunaan media, melakukan kontrol kepuasan, memetakan titik -titik rentan, pengurangan risiko, hasil dari implementasi program kontrol kepuasan dan inovasi.

KPK sangat menghargai partisipasi departemen kepuasan OJK (UPG) untuk upaya mengimplementasikan program kontrol kepuasan yang dikirim ke KPK.

KPK berharap bahwa OJK UPG dapat mempertahankan dan terus meningkatkan upaya pengembangan lingkungan untuk mengendalikan kepuasan dan masih bekerja dalam peran UPG.

Penyebaran kontrol informasi atas informasi harus dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan mempromosikan kesadaran atau penolakan kepuasan.

OJK mengatakan bahwa komitmen organisasinya dalam mengendalikan kepuasan tercermin dalam upaya yang dilakukan, termasuk melalui implementasi sistem anti -perkembangan dan peningkatan berkelanjutan dari sistem pelaporan kepuasan.

Selain itu, upaya juga termasuk OJK populer dan pemangku kepentingan, belajar dari karyawan untuk memahami kepuasan, serta meningkatkan kesadaran dan budaya anti -korupsi.

“Di masa depan, OJK akan terus memperkuat kerja sama dengan para pemangku kepentingan di berbagai bidang keuangan dalam mengendalikan kepuasan,” kata Ismail.

OJK juga mengundang semua elemen masyarakat untuk terus mendukung gerakan melawan korupsi, mempromosikan prinsip -prinsip transparansi dan tanggung jawab. Melalui kerja sama umum untuk mempertahankan integritas, OJK berharap untuk mengakui bahwa orang Indonesia tidak korup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *