ANTARA – Menteri Raja Juli Antoni mengatakan bahwa sorgum adalah “tanaman ajaib” dengan banyak keuntungan seperti mendukung keamanan pangan Indonesia.
Ini diajukan oleh Menteri Kehutanan, selama panen pertama Sirem di Kara di Jawa Barat.
“Saya pergi ke NTT Kupang Regency dan mengambil SorguHM di NTT, dan Sorgun terkenal dengan jagung.
Raja Anthony mengatakan bahwa sorgum itu sendiri dapat diproses sebagai makanan untuk hewan dalam nasi, tepung dan gula.
“Ini bisa berupa makanan dan tepung, sehingga roti atau pengikat yang lembab bisa menjadi energi biotanol, dan jagung jauh lebih baik dan lebih sehat daripada jagung,” katanya.
Prime Sorghum adalah panduan pkthmtb-hkti dalam izin hutan sosial karavan shrew (IPHPS). Acara ini juga dihadiri oleh Fadli Zon sebagai presiden Asosiasi Petani Petani Indonesia (HKTI) dan Menteri Kebudayaan.
Selain itu, Raja Antoni menganggap perlunya kelompok makanan di hutan sosial. Menurutnya, itu harus mengurangi biaya produksi jauh lebih banyak keuntungan yang bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan dan mewujudkan keamanan pangan sesuai dengan tujuan Presiden Prabovo Subianto.
“Anda mungkin perlu membuat semacam nutrisi di hutan sosial ini, sehingga nilai ekonomi mungkin lebih baik. Sorgum baik, tetapi jika Anda baik, itu adalah pertanian dan petani yang diperoleh, kami percaya pada keamanan pangan dan energi.
Fadly Zon, presiden HTI, mengatakan bahwa dengan Raja Juli, ia memiliki banyak keuntungan bagi Sorgum. Dia mengatakan bahwa sorgum adalah tanaman tradisional yang telah lama ada, dan menanam sirema dapat seimbang, yang dapat meningkatkan impor petani.
Fadly berkata, “Sorgum dapat meningkatkan pendapatan petani dengan cabai. Elastisitas makanan adalah kunci untuk kedaulatan negara, dan Pak Pribovo memulai program prioritas nutrisi gratis.
Leave a Reply