Kabar Harapan

Memberikan Informasi Terupdate Dalam Negri & Luar Negri

Hasto Kristiyanto kembali ajukan dua gugatan praperadilan pada Senin

JAKARTA (Antara) – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Perjuangan Indonesia (PDI Ladjangan) Hastiyanto membuat dua transaksi lagi sebelum persidangan dugaan penyelidikan suap dalam proses perubahan menengah (PAW) dari Parlemen Indonesia.

“Keputusan para hakim sebelum persidangan sebelumnya memberi kami ruang, mengulangi dua klaim sebelum persidangan,” kata salah satu tim hukum Hastiyo, Ronny Talapessy di Yakarta.

Ronny mengatakan bahwa persidangan sebelumnya tidak berhubungan dengan inti kasus ini, jadi rekannya optimis bahwa ia mempresentasikannya lagi.

Oleh karena itu, ia berharap bahwa persidangan ini akan menjadi kesempatan bagi KPK dan tim hukum untuk diuji melalui dasar orang lain untuk menentukan tersangka dari Sekretaris Jenderal PDI -P.

“Tersangka tersangka apakah itu didasarkan pada penalaran hukum, norma -norma logis dan argumen, atau hanya pada penjahat aktivis politik yang tidak setuju dengan kekuasaan,” katanya.

Tunggu dengan uji coba sebelumnya untuk mempertahankan prinsip sederhana, biaya cepat dan rendah dapat dibuat, sehingga dapat memberikan kepastian hukum, baik untuk KPK dan Hastiya Anda.

Aplikasi pra -trial dibagi menjadi dua klaim. Pertama, berkaitan dengan keadaan suap dengan tersangka Pasal 5 (1) Piagam hingga 5 paragraf (1) Bagan B atau Pasal 13 Hukum No. 20 tahun 2001 tentang penghapusan kejahatan korupsi bersama dengan Pasal 55 paragraf (1) KUHP.

Kedua, kasus investigasi sebagai keraguan berdasarkan Pasal 21 UU No. 20 tahun 2001 tentang pemberantasan kejahatan korupsi bersama dengan Pasal 55 (1) paragraf KUHP.

Dinyatakan bahwa Pasal 79 KUHP Prosedur Pidana disepakati sebelumnya bahwa ini adalah hak tersangka.

Pengadilan Distrik Selatan di Yakarta berlari lagi sebelum persidangan apakah Sekretaris Partai Demokrat Indonesia Hastiyo Kristiyanto berjuang sebagai orang yang tersangka pada hari Senin.

“Persidangan pertama tentang penyebutan para pihak dijadwalkan Senin, 3 Maret 2025,” kata Djuyamto, petugas hubungan masyarakat di Pengadilan Distrik Jakarta Selatan.

Sebelumnya, hakim Pengadilan Distrik Yakarta Selatan, Djuyamto, mengatakan pada hari Kamis (13/2) bahwa ia tidak dapat menerima status hukum terlebih dahulu dalam Tes Tes yang tinggi -Partai Demokrat Partai Demokrat Hasto Kristiyanto.

Hakim memberikan pengecualian terdakwa, menyatakan bahwa aplikasi di hadapan pemohon tidak dapat menerima dan mengumpulkan tarif kasus dengan pemohon.

Peneliti KPK yang didirikan Selasa, 24 Desember 2024 dua tersangka baru dalam serangkaian kasus Harun Masku, yaitu, Sekretaris Jenderal PDIS Pernyataan Hastiyo Kristiyanto (HK) dan pengacara Donny Tri Istiqomah (DTI).

Presiden KPK, Setyo Budiyanto, menunjukkan bahwa HK DTI mengatur dan mengendalikan anggota KPU Wahyu Setiawan untuk dapat mendirikan Masiku Masiku sebagai kandidat bagi anggota parlemen Indonesia Indonesia di Sumatra Sur I. I. I.

Diketahui juga bahwa HK DTI mengatur dan mengontrol untuk secara aktif membangun dan memberikan suap untuk dikirim ke Wahyu Setiawan melalui dan Tiani tio Fridelina.

Selain itu, peneliti HASO KPK menunjuk kecurigaan keadilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *