Kabar Harapan

Memberikan Informasi Terupdate Dalam Negri & Luar Negri

Luka pada mayat ibu dan anak di Tambora akibat kekerasan benda tumpul

Jakarta (Antara) – Cedera tubuh ibu dan anak -anak dengan pendiri TSL (59) dan ES (35) ditemukan di tangki air di rumah mereka di Jalan Angke Barat RT5/2 Angke, Tambora, Jakarta Barat, dianggap karena kesulitan tumpul.

Ini diambil dari akibat kematian pos yang dilakukan pada dua tubuh.

“Kekerasan zat yang kuat di badan korban,” wakil kepala departemen investigasi kriminal (Wakasat Reskrim) Metro Jakarta Barat AKP Dimitri Mahendra mengatakan kepada wartawan di Jakarta pada hari Senin.

Namun, polisi kereta bawah tanah Jakarta Barat masih menunggu hasil resmi penyakit dari Rumah Sakit Kepolisian Nasional, Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Ini masih merupakan penundaan, karena penyakit yang dilakukan oleh Rumah Sakit Kepolisian Nasional. Setelah itu, lebih lanjut diselesaikan oleh pemimpin ketika terungkap,” kata Dimitri.

Sejauh ini, polisi telah memasang identitas pelaku dan mengikuti.

“Sekarang kami telah mendirikan para pendiri pelakunya dan kami diikuti oleh pasukan kriminal Jatantras, Resmob dan Tamburi, Jakarta Barat,” kata Dimitri.

Sebelumnya, Unit Investigasi Kriminal West Jakarta Subway, AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengkonfirmasi bahwa ibu dan anak itu meninggal pada hari Kamis (6 Maret) malam itu terbunuh oleh seorang pria.

“Itu benar, kedua wanita itu ditemukan tewas di Toren di rumah, korban pembunuhan itu,” kata Arfan di Jakarta pada hari Sabtu (8 Maret).

Sejauh ini, polisi masih menyelidiki insiden itu untuk mengidentifikasi pelakunya. “Kami telah menerapkan wilayah kriminal dan mengumpulkan bukti bahwa itu dapat mengungkapkan kasus ini,” kata Arfan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *