Jakarta (Antara) – India mengundang sektor media Indonesia dan pemangku kepentingan untuk berpartisipasi dalam Konferensi Konvergensi Audio – peningkatan media dan hiburan KTT Visual dan Hiburan Dunia (WAVES), diadakan di Mumbai.
“Penyiaran perusahaan media, radio, media cetak, dan semua media lain di Indonesia telah diundang untuk menghadiri gelombang 2025,” kata Direktur Tambahan Kementerian Informasi dan Penyiaran India Gaurishankar Kesarwani Senin di Jakarta.
Menurut Kesarwani, The Waves 2025 diadakan 1. Sampai 4 Mei 2025. Ini bisa menjadi tempat untuk memperkuat kerja sama antara industri media orang dewasa Indonesia dan India dan India.
Pemain industri media dapat bertukar pengalaman dan informasi dan mengeksplorasi kerja sama untuk mengoptimalkan tugas mereka dan beroperasi di negara mereka melalui agenda itu.
Dia juga berharap bahwa Indonesia dapat mengirim perwakilan dari industri film nasionalnya, mengingat karya -karya film Indonesia yang telah mulai menerima di seluruh dunia.
Sementara di pihak India, sejumlah aktor industri media besar akan mengambil bagian dalam agenda dan siap untuk berbagi pengalaman Indonesia, termasuk NDTV dan perusahaan televisi surat kabar Bhaskar Daitinik.
“Gelombang 2025 adalah peluang besar bagi Indonesia untuk belajar dari India, dan tentu saja, India juga dapat belajar dari Indonesia,” kata Kesarwani.
Adapun gelombang 2025 acara, Kesarwani menyebut dialog media global sebagai salah satu program penting sehubungan dengan konvergensi media audio-visual dan menyenangkan.
Dialog akan mencakup para pemangku kepentingan di sektor media konvensional dan media baru dan diharapkan untuk menciptakan deklarasi bersama yang merangkum inisiatif politik dan kerja sama untuk meningkatkan media dan potensi media.
Rencana lain yang akan diadakan dalam gelombang pada tahun 2025. Pameran mengubah “gelombang pameran” difasilitasi “Bharat Paviliyon”, serta menampilkan peluang investasi bagi pelopor media di “Wavexcelerator”, kata Kesarwani.
Baca I: Kemitraan Strategis Indonesia dan India untuk Ekonomi Digital
Leave a Reply