JAKARTA (Antara) – Kepala Dewa United Benten Matus Zaqi Srontinar mengatakan pekerjaan aktor Ekuador Bryan Jose Carabali adalah pemilihan langsung pelatih kepala Pablo Favarel.
Dia menjelaskan bahwa pelatih mengevaluasi gaya permainan pusat, cocok untuk mengganti Paus Malick Dima, yang ditinggalkan klub ini minggu lalu.
“Pilihan Carabali untuk menyelesaikan kuota pemain asing di sisa musim ini adalah pilihan pelatih Pablo,” kata Zaqi pada hari Jumat di IBL di Jakarta.
Menurutnya, Dewa United juga berpendapat bahwa pilihan pelatih Argentina itu benar, karena sejalan dengan kebutuhan tim.
“Ketika kami melihat kesuksesan, ternyata Carabali benar -benar sejalan dengan kebutuhan,” katanya.
Dia menambahkan bahwa Carabali memiliki pertahanan yang cukup bagus dengan klub terakhirnya di kompetisi bola basket Argentina, San Martin de Corries.
Dewa United Rate, Carabali, berhasil memperkuat tim tim tim, jadi sulit untuk menjalankan pertahanan dan kuat selama serangan.
Ketika dia berusia 25 atau pada bulan Juli 2023, Bryan Carabali, yang mempekerjakan San Martin de Corries, menyewa tubuh setinggi 2,15 meter.
Setelah kejuaraan untuk timnya di Argentina, ia berlabuh di Chili untuk memperkuat Leones de Quilpue di musim LNB 2024.
Setelah memenangkan gelar dengan tim, ia kembali ke San Martín de Corries.
Di musim 2024-2025, Carabali mencetak rata-rata sembilan poin per game (PPG) dan enam rebound per game (RPG).
Sejak 2021 ia juga telah menjadi bagian dari tim nasional) Ekuador bola basket.
Karyanya di tim nasional dimulai pada tahun 2021 melawan Bolivia, pada pertandingan kualifikasi FIBA AmeriCap untuk Piala Dunia FIBA 2023, dan akhirnya, ketika mereka muncul dalam pra-kualifikasi untuk FIBA Americup 2025.
Dalam tiga pertandingan terakhir dengan tim nasional, Carabali memiliki rata -rata 10,5 ppg dan 6,5 rpg.
Leave a Reply