Kabar Harapan

Memberikan Informasi Terupdate Dalam Negri & Luar Negri

Kemenkeu jamin APBN siap dukung produktivitas pekerja

Jakarta (Antara) – Kementerian Keuangan (Kemenita) menjamin anggaran pendapatan dan pengeluaran negara (APBN), siap mendukung produktivitas karyawan.

Pada hari Selasa, pada Pertemuan Jaminan Sosial Jakarta pada Pertemuan Jaminan Sosial 2024, Administrasi Keuangan Personel Spesialis, yang menyampaikan salah satu kunci kunci untuk memaksimalkan bonus populasi, adalah mendorong produktivitas karyawan. Oleh karena itu, penggunaan anggaran negara ditujukan untuk menyesuaikan kebutuhan ini.

Untuk mendukung produktivitas karyawan, pemerintah menetapkan tujuan utama dari lima sektor tahun depan, termasuk pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, keamanan pangan dan infrastruktur.

Anggaran pelatihan dirujuk ke triliun RP724.3 untuk meningkatkan ketersediaan dan kualitas pendidikan untuk berbagai program seperti Indonesia’s Smart Program (PIP), Indonesia’s Smart Card (KIK), melalui Dukungan Aktif Sekolah (BOS) untuk Beasiswa (LPDP).

Anggaran kesehatan telah disiapkan untuk RP217.4 untuk berbagai program, salah satunya adalah BPJS Health.

Dana pertahanan sosial dianggarkan untuk RP503.6 triliun untuk Harapan Keluarga (PKH), kartu makanan, untuk memperkuat hidup Anda.

Keamanan pangan telah menyumbangkan RP139.4 triliun dana RP untuk mendukung kegiatan pertanian untuk memperkuat dana pangan.

Meskipun infrastruktur dianggarkan oleh RP399,3 triliun RP, yang bertujuan untuk mempertahankan beragam perubahan pertanian, pendidikan dan ekonomi.

“Kami setuju bahwa salah satu karyawan kami adalah produktif adalah membuat mereka khawatir tentang pekerjaan. Jadi APBN diharapkan mendukung pendidikan yang mendorong produktivitas, kesehatan dapat menjamin bahwa mereka tidak sakit dan dapat bekerja dengan baik, dukungan dan dukungan dukungan yang lebih baik serta keamanan pangan serta infrastruktur garansi infrastruktur.”

Perhatikan bahwa dalam Undang -Undang APBN 2025, pemerintah menetapkan target pendapatan negara bagian Rp3,005,1 triliun, pengeluaran negara RP3 621,3 triliun, RP616,19 miliar rp63333333333 triliun dan anggaran RP616,2 triliun.

Pendapatan pajak untuk tahun 2025 adalah untuk mencapai RP2 490,9 triliun rp, sedangkan nomor pendapatan negara -tax (PNBP) adalah 2025 untuk mencapai RP513,6 triliun rp513,6 triliun.

Meskipun pengeluaran Kementerian/Organisasi (K/L) ditempatkan pada RP1 160,09 triliun, biaya non -K/L adalah RP1.541,36 RP dan luasnya Rp919,87 triliun rp919,87 triliun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *