JAKARTA (Antara) – Terdakwa yang dituduh melakukan penipuan dan akuisisi Bank of the Bank Fund, Mayapada, Ted Sioeng, menuntut agar hakim Distrik Jaket Selatan memutuskan secara gratis karena penipuan belum ditetapkan.
“Terdakwa memiliki kepercayaan diri yang baik dengan membayar bunga pinjaman hingga Desember 2022, meskipun ada masalah kewajiban,” kata Tevegen Jurusisis dalam persidangan di Pengadilan Distrik Selatan di Jakarta, Selasa.
Julianto mengatakan bahwa Pleedi yang menyerah adalah argumen yang kuat, yang membuktikan bahwa kasus ini dituduh menentang Ted Song mengenai pelanggaran penipuan telah diperintahkan lebih dalam perselisihan sipil, bukan penjahat.
Ted Sioeng juga menemukan bahwa tidak ada bukti bahwa biaya pengiriman persyaratan kredit, yang harus menjadi dasar dari keakuratan penipuan.
Oleh karena itu, telah dikonfirmasi bahwa hubungan hukum antara Ted Sisong dan Bank Mayapada adalah hubungan sipil yang telah diselesaikan melalui jalan -jalan sipil dengan memutuskan PCP dan kebangkrutan pada tahun 2023.
Di Pledo, Julia, ketika menemukan dugaan teknik, dioperasikan oleh Ma Pana Bank
Salah satunya adalah Bank Mayapada dengan sengaja menggunakan posisi terdakwa di luar negeri untuk PPPU dan kebangkrutan karena paspor terdakwa dicabut dan menerima pemberitahuan merah.
“Tidak ada saksi yang mengatakan bahwa terdakwa menandatangani formulir formulir aplikasi pinjaman pada 5 Agustus 2014 dan sejumlah kolom dalam formulir tidak diisi dan secara legal,” tambahnya.
Selain itu, pengacara mengklaim bahwa laporan yang disajikan oleh Tony Aries, yang merupakan penyebab kasus ini, dituduh memiliki kebohongan sistematis untuk menghancurkan kredibilitas dan posisi hukum terdakwa.
Faktanya, Ted Sieong percaya bahwa ada kampanye oleh Bank Mayapada yang akan mengabaikan dan memiliki semua milik terdakwa melalui hukum pidana, yang seharusnya berakhir di daerah sipil.
Masih di Pleid, pengacara juga menekankan bahwa komposisi dalam Bagian 378 KUHP tentang penipuan tidak dapat diadili di pengadilan.
Dikatakan bahwa dokumen -dokumen penting seperti saran NRI (NRC), merekam analisis kredit (MAK) dan laporan tim evaluasi yang harus sebagai bukti penerapan pinjaman tidak dikirim oleh jaksa penuntut umum.
Ted Sioeng didakwa dengan JPU (JPU) dan Bagian 378, Bagian 372 dari KUHP tentang biaya penipuan dan pembelian RP133 miliar.
Leave a Reply