Kabar Harapan

Memberikan Informasi Terupdate Dalam Negri & Luar Negri

Laba CIMB Niaga tumbuh 5,1 persen yoy per September 2024

Jakarta (ANTARA) – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) membukukan laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) sebesar Rp 6,6 triliun dibandingkan kuartal III tahun ini atau meningkat 5,1 persen year-on-year (y-o-y). , dan menghasilkan dividen per saham senilai Rp 204,34.

“Di tengah kondisi perekonomian yang kuat tersebut, kami bersyukur dapat memberikan imbal hasil yang menarik kepada pemegang saham seiring kami terus memperkuat posisi keuangan dan kas,” kata CEO CIMB Niaga Lani Dharmawan Jakarta, Rabu.

Ia menyebutkan, total aset tercatat sebesar Rp354,3 triliun per 30 September 2024 atau meningkat 7,66% dari periode sama tahun lalu yang sebesar Rp329,1 triliun.

Dana pihak ketiga (DPK) juga meningkat menjadi Rp 256 triliun atau 8,8 persen y-o-y, ditopang oleh pertumbuhan dana murah (giro dan tabungan / CASA) sebesar 8,8 persen y-o-y menjadi Rp 170,7 triliun, sehingga rasio CASA memadai. menjadi 66,7 persen.

Perseroan juga berhasil menjaga rasio kecukupan modal (CAR) dan rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) masing-masing sebesar 23,4 persen dan 84,3 persen, dengan rasio kredit bermasalah bruto (NPL bruto) sebesar 2 persen, yaitu di bawah rata-rata industri.

“Ini merupakan tanda pengelolaan kualitas properti dengan prinsip hati-hati dan praktis, serta memperkuat kerja dan komitmen kami terhadap operasional berkelanjutan,” ujarnya.

Lani mengatakan, kinerja baik perseroan juga ditopang oleh kredit yang meningkat 6,4 persen menjadi Rp 218,6 triliun, terutama berasal dari pembiayaan usaha kecil dan menengah (UKM) yang meningkat 9,4 persen.

Pertumbuhan ini diikuti oleh perbankan komersial yang tumbuh sebesar 7,1% year-on-year, dan perbankan konsumen yang meningkat sebesar 5,4%.

Sedangkan peningkatan terbesar pada pendanaan ritel sebagian besar didorong oleh pertumbuhan Otoritas Kendaraan Bermotor (KPM) yang meningkat sebesar 18,2 persen.

Lani juga menyoroti kinerja unit usaha syariah CIMB Niaga Syariah yang berhasil mencapai pertumbuhan kinerja dua digit yang didukung oleh segmen ritel.

CIMB Niaga Syariah melaporkan total aset sebesar Rp60,7 triliun, naik 14,8 persen, dan DPK sebesar Rp53,2 triliun, naik 24,6 persen, per 30 September 2024.

“Ke depannya, kami yakin kami dapat mencapai hasil yang baik hingga sisa tahun 2024, berdasarkan strategi jangka panjang yang diterapkan.” “Kami fokus pada empat pilar utama, yaitu distribusi barang yang baik, perluasan pelanggan toko, penguatan kerja CASA, dan peningkatan koneksi digital,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *