Jakarta (ANTARA) – Bintang Jepang Shohei Ohtani mengalami dislokasi bahu saat Los Angeles Dodgers mengalahkan New York Yankees di World Series pada Sabtu atau Minggu pagi WIB, konfirmasi timnya.
Manajer Dodgers Dave Roberts mengatakan Ohtani didiagnosis menderita “dislokasi kecil (pergeseran tulang pada sendi) di bahu kirinya,” yang oleh Institut Kesehatan Nasional AS disebut sebagai dislokasi parsial. Ohtani mengalami cedera tersebut saat mencoba mencuri base kedua pada inning ketujuh.
Ohtani akan menjalani MRI untuk mengetahui sejauh mana cederanya. Namun Roberts mengaku mempunyai harapan besar setelah melihat scan pertama Ohtani, dan berharap sang pemain bisa bermain sepanjang seri.
“Dia mengalami sedikit perubahan pada bahu kirinya, jadi kami akan melakukan tes malam ini, atau besok, dan kemudian kami akan mengetahui lebih banyak dalam beberapa hari ke depan,” kata Roberts, seperti dikutip AFP.
“Tapi kekuatannya bagus. Area pergerakannya bagus. Jadi kita punya harapan. Tapi saya memang belum bisa memprediksi karena kita belum menganalisisnya. Kalau penelitiannya sudah selesai, kita akan tahu lebih banyak,” imbuhnya.
Ohtani tergelincir di base saat mencoba mencuri base kedua di dekat bagian bawah inning ketujuh. Awalnya tidak ada yang salah, namun kemudian Ohtani memegang bahu kirinya, lalu terbaring di lapangan kesakitan dan meminta bantuan tim medis.
Ia kemudian meninggalkan lapangan sambil memegang tangan kirinya, dan dibantu berjalan oleh salah satu pelatih.
Saat itu, Dodgers sedang memimpin 2-0 melawan Yankees di seri best-of-seven MLB, sehingga cedera Ohtani mengejutkan seluruh Stadion Dodger.
“Anda tahu Ohtani berperan besar di tim ini. “Saya berharap dia sehat, dan hari istirahat besok akan membantunya kembali ke lapangan pada hari Senin,” kata rekan setim Ohtani, Teoscar Hernandez.
Dodgers memenangkan pertandingan dengan skor akhir 4-2, memberi mereka keunggulan 2-0 atas Yankees. Kedua tim akan saling berhadapan pada Selasa (29/10) dan Rabu (30/10).
Leave a Reply